Beredarnya Rumor Pergantian Ketua DPRD Purwakarta Jadi Polemik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PURWAKARTA-Beredarnya surat tugas kunjungan dewan yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Purwakarta Neng Supartini yang ditandatangani Ketua DPRD Sri Puji Utama menjadi bahan pergunjingan masyarakat. Pasalnya, DPRD Purwakarta dan Pemkab Purwakarta tidak transparan dalam melakukan sosialisasi adanya pergantian Ketua DPRD Purwakarta dari Ahmad Sanusi (Amor) ke Sri Puji Utami.
Ketua Pusat Pengkaji Pembangunan Purwakarta (KP3) Budi Pratama Sentosa ketika dihubungi seputarpurwasuka, Kamis (16/4/2021) mengatakan, beredarnya di masyarakat tentang surat perintah tugas Wakil Ketua DPRD Purwakarta Neng Supartini ke Sumedang pada tanggal 13 April lalu menjadi bahan gunjingan masyarakat. Betapa tidak, dalam surat perintah itu yang menandatanganinya bukan Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi tapi oleh Sri Puji Utama yang selama ini menjabat Wakil Ketua DPRD Purwakarta.
“Ini bisa menjadi bahan guyonan dan banyolan masyarakat yang mempertanyakan adanya pergantian ketua dewan tidak ada sosialisasinya,” kata Budi.
Ditambahkan, kejadian tersebut menandakan buruknya administrasi di DPRD Purwakarta.
“Bagaimana masyarakat mengharapkan dewan menjalankan fungsinya sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang, masalah sepele ini kok bisa terjadi,” jelasnya.
Kabag Risdang sekretariat DPRD Purwakarta Ari Samsurizal ketika dihubungi mengatakan kejadian tersebut hanya salah ketik semata saja.
“Ya namanya manusia kan tidak luput dari kesalahan dan dosa,” katanya singkat. (TI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *