Petahana Bupati Anne Bakal Mendapat Lawan Sengit Duo Srikandi dalam Pilkada 2024

 

PURWAKARTA-Petahana (Incumbent,red) Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika bakal mendapatkan pesaing yang kuat dalam Pilkada Purwakarta tahun 2024 mendatang menyusul kemunculan duo srikandi yaitu dr. Dian Sriwidianti Karsoma dan Puteri Anetta Komarudin. Kendati kebenaran duo srikandi akan maju atau tidaknya dalam Pilkada mendatang belum dapat dipastikan, namun setidaknya akan menjadi hambatan untuk melanggengkan dinasti Dedi Mulyadi di Purwakarta.
Seperti diketahui duo srikandi tersebut adalah dr. Dian S Karsoma merupakan puteri dari mantan Sekda dan juga pernah mencalonkan diri sebagai calon Bupati Purwakarta Fadil Karsoma. Sementara, Puteri Anetta Komarudin merupakan puteri dari politisi partai Golkar Ade Komarudin. Ade Komarudin pernah berkali-kali menduduki jabatan sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Purwakarta, Karawang dan Kabupaten Bekasi.
Pengamat Sosial dan Politik di Purwakarta Budi Pratama ketika dihubungi, Jumat (6/5/2022) mengatakan duo srikandi yang telah menjadi pergunjingan hangat di masyarakat bakal mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta periode 2024-2025 tentunya tidak boleh dipandang sebelah mata oleh petahana.
Pasalnya, kedua srikandi tersebut memiliki semua peralatan dan perlengkapan dalam menghadapi perhelatan demokrasi di Purwakarta tersebut.
Ia mengakui selama Anne Ratna Mustika hampir lima tahun memangku jabatan sebegai Bupati Purwakarta belum ada perubahan yang berarti di daerah ini. Kinerja Bupati Anne masih tidak bisa dilepaskan dari bayang-bayang sang suami Dedi Mulyadi yang hampir 15 tahun berkecimpung di dunia politik dan pemerintahan Kabupaten Purwakarta.
“Masyarakat yang setidaknya menghendaki adanya perubahan tentunya akan menjatuhkan harapan kepada duo srikandi tersebut,” kata Budi.
Menjawab pertanyaan, Budi mengatakan mengenai masalah posisi kedua srikandi itu perlu mendapat perhatian dan kajian yang mendalam.
“Apakah Puteri Komarudin atau dr. Dian yang menduduki posisi sebagai calon bupati atau wakil bupati perlu dikaji secara mendalam,” jelasnya. (TI)

2 Komentar

  1. Biasanya 1 periode masa bakti 5 tahun ya?.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *